Frits Tobo Wakasu (Istimewa)

Frits Tobo: Ketika Anak Muda Daerah Jadi Jembatan Aspirasi Cerita di Balik Grand Final Duta DPD RI 2025

KOPERZONE - DPD RI menyelenggarakan Grand Final Duta DPD RI 2025 di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, pada Senin (3/11/2025). Acara ini merupakan puncak perayaan HUT ke-21 DPD RI. 

Senator asal Papua Selatan, Frits Tobo Wakasu mengatakan acara tersebut bukan sekedar lomba kecakapan, melainkan panggung bagi generasi muda daerah untuk bersuara.

Katanya, juga bukan hanya karena kemegahan panggung, tapi karena misi besar yang diemban melahirkan para duta yang siap menjadi jembatan antara DPD RI dan masyarakat daerah.

“Final Duta DPD ini kami rancang agar generasi muda seluruh Indonesia bisa tampil sebagai lembaga duta. Mereka bukan hanya membawa nama daerah, tapi juga membawa semangat perubahan,” Frits Tobo, kepada wartawan, Senin malam (3/11/2025). 

Frits juga merasa bangga ada dua perwakilan duta daerahnya. Dia tersenyum, bangga, sekaligus haru. “Mereka bukan sekadar peserta lomba. Mereka adalah wajah dan pribadi Papua Selatan yang siap bertarung di tingkat nasional,” ujarnya dengan nada penuh keyakinan.

Frits tahu, menjadi tugas bukan perkara mudah. Ada tanggung jawab besar yang dipikul membawa nama baik daerah, menjaga nilai budaya, dan menunjukkan bahwa Papua Selatan mempunyai potensi yang luar biasa.

Dia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat hingga pelajar, untuk mendukung para duta muda itu. “Biarlah mereka merasakan bahwa seluruh rakyat Papua Selatan berdiri bersama mereka,” katanya.

Para peserta sendiri datang dari berbagai latar belakang profesi seperti; guru muda, aktivis sosial, pelajar, hingga pegiat budaya. Semua membawa satu misi: menyuarakan aspirasi daerah lewat cara yang kreatif dan berintegritas.

Frits menambahkab, program Duta DPD RI sendiri dirancang sebagai wadah bagi generasi muda untuk memahami konstitusi, mengenali peran DPD RI, sekaligus menjadi agen literasi dan penyambung suara rakyat.

“Mereka dibekali dengan wawasan seputar sosial, pendidikan, pariwisata, hingga kebudayaan. Duta DPD diharapkan bisa menjadi role model bagi anak muda di daerahnya masing-masing,” ujarnya. 

Bagi Frits, generasi muda terutama Gen Z punya kekuatan besar. Mereka aktif di dunia digital, peka terhadap isu sosial, dan berani bersuara. Ajang seperti ini, menurutnya, adalah ruang yang tepat untuk menyalurkan energi positif itu.

Masih kata Frits, menjadi Duta DPD bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang. Dia berpesan sebagai Duta DPD, para pemenang harus bisa menjaga nama baik lembaga, bijak di media sosial, dan terus memberi positif tentang DPD di manapun berada. 

 “Dan ketika suatu hari kalian berdiri memimpin bangsa ini, berbisik bahwa malam ini adalah salah satu batu pijakannya,” pungkas Frits.***


Comment As:

Comment (0)